Merokettinggi.com – La Quimera: FPS Cyberpunk dari 4A Games Lewat Early Access Mei 2025
Dari kemarin, tangan ini gatel pengin cerita. Bukan soal utang warung kopi, tapi soal La Quimera, game FPS Cyberpunk terbaru dari 4A Games yang masuk Early Access bulan Mei 2025. Waktu pertama denger namanya, sempet mikir, ini game apaan? Tapi pas liat trailernya… wih, itu bukan sekadar game, itu kayak masa depan yang kita takutin tapi juga penasaran.
Gue mainin beberapa jam malam kemarin — dan jujur, sempat bingung sendiri. Ini game bisa dibilang beda, tapi juga familiar. Dunia cyberpunk yang gelap, penuh neon dan asap, tapi yang ini lebih… berat. Bukan berat ukuran file ya, tapi suasananya. Agak depresif, jujur aja. Kayak kamu dikasih pistol di dunia yang udah gak punya harapan.
Dan itu dia kekuatannya. Gue sempet mikir, “Lah, ini kenapa jadi mikir hidup juga?” Tapi itulah yang bikin La Quimera terasa dalam. Apalagi ini buatan 4A Games, yang dulu sukses sama Metro. Jadi lo udah bisa nebak, atmosfer suram tapi intens itu bukan kebetulan. Gue bahkan sempet mimpi dikejar NPC gara-gara mainnya kejauhan pas dini hari.
Dunia Cyberpunk yang Gak Cuma Gaya-Gayaan
Kalau selama ini lo pikir cyberpunk itu soal jaket kulit, lampu neon, dan motor melayang, ya La Quimera kasih lo tamparan pelan tapi dalam. Di sini, dunia masa depan itu muram, korup, dan lebih gelap dari kopi sasetan tanpa gula. Bukan cuma latarnya yang berat, ceritanya juga dorong pemain buat mikir.
Game ini gak ngasih jawaban di awal. Lo dijatuhin di dunia yang udah hancur, dikasih senjata, dan diminta bertahan. Mau gak mau, lo harus ngerti sistem, lingkungan, dan siapa yang bisa dipercaya. Bahkan kadang, lo ragu, “Ini gue main bener gak sih?”
Gameplay FPS yang Tegang dan Realistis
Di awal, lo cuma punya pistol reot dan skill pas-pasan. Tapi dari situ justru serunya. Mekanisme shooting-nya tajem banget. Mirip kayak rasa takut waktu ngeluarin dompet terakhir di tanggal tua — sekali salah langkah, bisa fatal. Gak ada HUD berlebihan, gak ada peluru warna-warni. Semuanya serba raw dan grounding.
Beberapa hal yang menurut gue patut dicatat:
-
Peluru terbatas, jadi lo harus mikir sebelum nembak
-
Setiap tembakan punya efek psikologis — baik buat lo atau musuh
-
AI musuh cukup pintar, kadang malah lebih sabar dari mantan
Early Access yang Udah Matang, Tapi Masih Mentah
Gue tahu itu kontradiktif, tapi begitulah rasanya. Secara teknis, La Quimera masih Early Access, tapi udah kerasa solid. Tetap ada bug, kayak NPC yang kadang nyangkut di pintu. Tapi buat ukuran game Early Access, ini udah kayak nasi goreng yang tinggal kasih kerupuk — udah kenyang, tapi belum sempurna.
Update katanya bakal rutin, dan komunitas Steam-nya lumayan aktif. Buat lo yang senang ikut bantu bentuk game lewat feedback, ini kesempatan langka.
Desain Visual & Audio yang Bikin Merinding
Visualnya bukan cuma cakep, tapi hidup. Setiap gang kecil, iklan hologram, dan hujan deras berasa nyata. Satu hal yang menurut gue gila adalah desain suaranya. Bukan cuma musik, tapi semua ambience-nya — dari dengungan mesin sampai desahan karakter waktu sekarat. Itu bikin lo tenggelam total.
Layak Dicoba atau Tunggu Dulu?
Gue sih tim “langsung sikat”. Tapi kalau lo tipe yang nunggu game rilis penuh, ya gak salah juga. Karena:
-
Ceritanya belum semua terbuka
-
Ada beberapa fitur yang masih belum jalan optimal
-
Balancing masih agak timpang di beberapa area
Tapi kalau lo tipe gamer yang suka eksplor, mikir, dan tahan tekanan — ini game yang lo cari sejak lama.
