Scroll untuk baca artikel
RPG & Petualangan

Ghost of Yōtei PS5: Sekuel Tsushima yang Lebih Dalam, Lebih Gelap, dan Lebih Menghantui Jiwa

20
×

Ghost of Yōtei PS5: Sekuel Tsushima yang Lebih Dalam, Lebih Gelap, dan Lebih Menghantui Jiwa

Sebarkan artikel ini

Merokettinggi.com – Ghost of Yōtei — Sekuel Epik Ghost of Tsushima untuk PS5

Gue masih inget banget waktu pertama kali main Ghost of Tsushima di PS4. Itu game kayak punya nyawa. Ceritanya dalem, visualnya kayak lukisan Jepang kuno yang hidup, dan gameplay-nya… ngena banget. Dan sekarang, kabar soal Ghost of Yōtei, sekuel resmi untuk PS5, bikin hati gue campur aduk. Antara excited banget, tapi juga ada rasa takut—takut ekspektasi gue ketinggian.

Soalnya ini bukan sekadar game lanjutan. Dari teaser dan info yang bocor, Ghost of Yōtei bakal membawa kita ke wilayah baru yang lebih liar, lebih kelam, dan lebih spiritual. Setting-nya di kaki Gunung Yōtei, Jepang utara, tempat yang konon katanya angker, dan penuh legenda rakyat. Dan jujur, waktu denger kata “Yōtei”, gue langsung merinding. Entah kenapa. Mungkin karena katanya tempat itu dijuluki “Fuji dari Hokkaido”, tapi auranya beda. Lebih… sunyi, kalau kata orang Sunda, “ngagelebug”.

Gue baca dari bocoran resmi Sucker Punch, katanya karakter utama kali ini bukan cuma berjuang ngelawan musuh fisik, tapi juga musuh dari dalam: rasa bersalah, trauma masa lalu, dan hal-hal gaib yang nggak bisa dijelasin logika. Dan di situ gue mikir, ini game kok makin kayak terapi jiwa ya? Campuran samurai, silat batin, dan horor psikologis. Gila sih.


Dunia Baru: Gunung Yōtei yang Mencekam dan Mistis

Beda sama Pulau Tsushima yang dominan laut dan bukit, Gunung Yōtei menyuguhkan pemandangan bersalju, hutan pinus gelap, dan lembah-lembah sunyi. Wilayah ini jadi latar utama di Ghost of Yōtei, lengkap dengan suasana berkabut dan soundtrack gamelan Jepang yang sunyi tapi nyeret hati.

Menurut developer, area eksplorasi bakal tiga kali lebih luas dibanding Ghost of Tsushima. Tapi bukan cuma luas, tempatnya juga berlapis. Banyak gua tersembunyi, desa terkutuk, dan tempat pemujaan kuno yang konon bisa ngubah jalan cerita.


Cerita Baru, Luka Lama, dan Hantu yang Belum Pergi

Karakter utama bukan lagi Jin Sakai, tapi muridnya—yang merasa dihantui oleh warisan Jin. Ada rasa iri, ada kekaguman, dan ada dendam tersembunyi. Di sinilah konflik batinnya mulai kerasa.

Salah satu momen paling bikin nyesek katanya ada di chapter awal, di mana karakter utama harus memilih: menyelamatkan desa kecil yang diserang bandit, atau mengejar roh yang katanya bisa kasih jawaban soal kematian gurunya.

Gue mikir, “Anjir, ini bukan game biasa. Ini kayak ngambil keputusan hidup.”


Fitur Gameplay dan Visual PS5 yang Makin Gila

Main Ghost of Yōtei di PS5 itu katanya beda kelas. Beberapa hal yang paling dinanti:

  • Haptic feedback untuk merasakan desiran angin dan salju

  • Adaptive triggers saat nahan tebasan atau panah musuh

  • Loading super cepat lewat SSD generasi baru

  • Ray tracing untuk efek cahaya real time, bahkan pantulan mata di genangan air

Kata teman gue yang sempat nyobain demo awal (iyalah, dia wartawan teknologi), katanya tiap pertarungan itu kayak film pendek. Kamera dinamis, gerakan lambat, efek darah, semua nyatu kayak koreografi silat di film epik.


5 Hal yang Bikin Ghost of Yōtei Wajib Dimainkan:

  1. Cerita yang menyentuh sisi emosional dan spiritual

  2. Visual Jepang utara yang belum pernah dieksplor di game besar

  3. Mekanik pertarungan yang lebih dalam dan lebih realistis

  4. Kustomisasi karakter dan senjata yang lebih kompleks

  5. Pilihan moral yang bikin galau berhari-hari


Apakah Ghost of Yōtei Akan Mengulang Kejayaan Ghost of Tsushima?

Jujur, berat. Ekspektasi tinggi itu berkah sekaligus beban. Tapi dari apa yang udah muncul, Ghost of Yōtei punya potensi bahkan untuk lebih dari sekadar “sekuel bagus”. Ini bisa jadi benchmark baru buat game Jepang modern yang menggabungkan filosofi, seni bela diri, dan narasi mistik yang kuat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *