Merokettinggi.com – DreadHaunt dan DreadOut 3—Digital Happiness Siap Bagikan Teror Horor Baru
Jujur, waktu pertama kali denger kabar DreadHaunt dan DreadOut 3 bakal rilis, saya agak bingung campur excited. Di satu sisi, saya bangga banget ada developer lokal kayak Digital Happiness yang bisa terus konsisten main di genre horor. Tapi di sisi lain, saya juga takut… takut kalau ekspektasi saya ketinggian. Soalnya, horor itu tricky banget. Salah atmosfir dikit aja, buyar. Apalagi sejak DreadOut 2 sukses dikenal sampai ke luar negeri, tentu aja beban untuk seri berikutnya makin besar.
Saya masih inget, pertama kali main DreadOut dulu, laptop saya sampai panas kayak wajan dipake goreng tempe. Padahal gamenya seru banget—nyari hantu, foto pakai kamera HP, terus tiba-tiba jumpscare nongol dari pojokan. Rasanya deg-degan setengah mati, tapi nagih. Makanya, begitu denger DreadHaunt bakal keluar sebagai game multiplayer horor, kepala saya langsung penuh pertanyaan: “Apakah bakal seseru Dead by Daylight, tapi dengan sentuhan lokal?”
Dan soal DreadOut 3, ya ampun, ini sejujurnya bikin saya agak ragu. Bukan ragu jelek ya, tapi ragu karena horor single player tuh punya standar tinggi. Tapi di sisi lain, saya juga bersyukur ada developer Bandung yang terus berani nawarin pengalaman horor baru. Jadi ya, meski perasaan campur aduk, tetap aja hype-nya kerasa banget.
Digital Happiness dan Jejak Horor Lokal
Sejak rilis pertama, DreadOut udah jadi tonggak penting game horor Indonesia. Digital Happiness dikenal berani ngangkat elemen lokal: hantu-hantu khas nusantara, cerita urban legend, dan suasana kota kecil yang bikin merinding.
DreadHaunt, Multiplayer Horor Buatan Indonesia
DreadHaunt bakal jadi multiplayer horor asimetris ala Dead by Daylight. Pemain bisa jadi hunter atau survivor. Menurut info terakhir, game ini bakal rilis di Steam Early Access.
DreadOut 3, Lanjutan Teror Linda
Seri ketiga ini kembali fokus pada Linda, karakter utama yang udah jadi ikon. Dari teaser, DreadOut 3 menjanjikan kualitas grafis lebih realistis, sistem kamera yang diperbarui, dan dunia yang lebih luas.
Harapan Gamer Indonesia
Sebagai gamer lokal, tentu harapan kita bukan cuma soal gameplay. Tapi juga:
-
Optimasi game lebih halus biar gak makan spesifikasi tinggi.
-
Narasi horor lebih dalam dan makin relevan dengan budaya Indonesia.
-
Komunitas internasional bisa lebih respect sama karya lokal.
Pendekatan Komunitas dan Support Lokal
Yang bikin Digital Happiness unik adalah cara mereka merangkul komunitas. Mulai dari event kecil di forum, teaser lewat media sosial, sampai undangan closed testing. Jadi, game ini rasanya bukan cuma milik developer, tapi milik kita semua.
Kesimpulan
DreadHaunt dan DreadOut 3 bukan cuma sekadar game. Mereka adalah representasi keberanian developer lokal untuk terus berinovasi di ranah horor. Entah nanti hasil akhirnya sempurna atau ada kekurangan, yang jelas ini bukti bahwa karya anak bangsa bisa berdiri sejajar dengan game internasional. Dan jujur, saya pribadi nggak sabar buat kembali diteror.











