Scroll untuk baca artikel
FPS dan Battle Royale

Bikin Merinding! Atomfall, FPS Apokaliptik ala Sniper Elite Bakal Rilis Maret 2025

23
×

Bikin Merinding! Atomfall, FPS Apokaliptik ala Sniper Elite Bakal Rilis Maret 2025

Sebarkan artikel ini

Merokettinggi.com – Atomfall: FPS Apokaliptik ala Sniper Elite Rilis Maret 2025

Gue tuh sebenernya bukan tipe orang yang gampang penasaran sama game baru. Tapi waktu denger soal Atomfall, hati langsung was-was. Soalnya satu: ini buatan Rebellion, si empunya Sniper Elite. Dua: katanya ini game FPS apokaliptik, setting-nya Inggris tahun 50-an. Tiga: rilisnya bentar lagi, Maret 2025. Udah deh, bener-bener kayak ketemu mantan tapi versinya lebih gelap dan penuh radiasi nuklir.

Pas liat trailernya, rasanya tuh… aneh. Di satu sisi excited, tapi juga ngeri. Kayak lagi jalan malem-malem, terus dengar suara ketawa bocah di tengah kuburan. Game ini katanya gabungan antara shooter bertempo lambat, survival ringan, dan nuansa naratif misteri yang bikin merinding. Nggak heran sih, karena latar ceritanya memang soal insiden nuklir yang bikin satu daerah jadi kayak neraka kecil.

Dan yang paling nyentil: vibes-nya itu loh… bukan cuma gelap, tapi juga sepi, sunyi, kesepian. Bayangin jalan sendiri di desa Inggris era 1950-an, lengkap sama radio kuno, rumah-rumah kosong, dan mayat yang masih anget. Ini bukan FPS yang cuma soal nembak, tapi soal pilihan moral, soal ketakutan. Jujur, gue sempet mikir: “Ini game buat gue gak ya? Atau malah bikin gue mimpi buruk?”


Dibalik Atomfall: Warisan Sniper Elite yang Bikin Tegang

Kalau kamu pernah main Sniper Elite, pasti tahu gimana rasanya ngendap-endap lalu nembak kepala musuh dari jauh. Nah, Atomfall bukan sekadar copy-paste itu. Tapi jiwa “slow tension”-nya masih kerasa.

Rebellion bener-bener ngolah ulang apa yang mereka kuasai. Bukan lagi perang dunia, tapi kengerian lokal yang lebih personal. Ada radiasi, cult fanatik, dan makhluk aneh yang muncul entah dari mana. Serasa dunia udah bener-bener rusak, tapi lo tetap harus bertahan.

Satu hal yang gue suka, gameplay-nya katanya nggak terburu-buru. Lo bisa milih: mau langsung tembak? Sembunyi dulu? Atau cuma amati dari kejauhan? Gaya kayak gini tuh, menurut gue, bikin deg-degan bukan karena jump scare, tapi karena lo bener-bener ngerasa kayak lagi di situ.


Atmosfer Inggris Tahun 50-an: Suram Tapi Menarik

Salah satu hal paling unik dari Atomfall adalah latarnya. Bukan kota modern, bukan dunia sci-fi… tapi Inggris tahun 1950-an yang dilanda krisis nuklir. Ini bukan asal pilih, karena terinspirasi dari peristiwa nyata: Windscale Fire.

Ada nuansa propaganda, pemerintahan militer, dan warga yang mulai kehilangan akal. Lo bakal ngerasain jalanan desa sunyi, papan propaganda tua, dan radio rusak yang terus muter lagu klasik sambil ngeracau.

Menurut gue, ini mirip kayak lo lagi nonton dokumenter perang, tapi dikasih kesempatan buat masuk ke dalamnya… dan semua orang udah nggak waras.


Fitur Gameplay: Bukan Sekadar Tembak-Tembakan

Atomfall bukan FPS sembarangan. Meskipun lo tetap pegang senjata, banyak fitur yang bikin lo mikir dua kali sebelum main asal tembak. Beberapa fitur yang udah diumumkan:

  1. Exploration-heavy: banyak rahasia di tiap sudut

  2. Moral choices: lo bisa bantu warga… atau nggak

  3. Kombinasi stealth & action

  4. Inventory dan resource survival: peluru terbatas, makanan langka

  5. Cerita bercabang tergantung keputusan lo

Gue pribadi suka konsep yang bikin kita mikir kayak gini. Kayak hidup, kadang kita harus milih, bukan karena mau… tapi karena kepepet.


Rilis Maret 2025: Sudah Siapkah Lo Hadapi Dunia yang Runtuh?

Rilisnya Maret 2025 jadi momen yang ditunggu para pecinta game FPS dan survival horror. Dan jujur, ini bukan jenis game buat semua orang. Tapi buat yang suka atmosfer kelam, cerita yang bikin gelisah, dan gameplay tak terduga, Atomfall bisa jadi kejutan besar tahun ini.

Gue sih udah siapin mental. Tapi tetep ada rasa ragu juga. Kayak lo lagi duduk sendirian di warung kopi jam dua pagi, terus ada yang nyapa pelan-pelan dari balik pohon.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *